Memprihatinkan, Pabrik di Seluma Batasi Pembelian TBS Sawit

Daerah Featured Seluma
Bagikan:

radarbengkuluonline.com, SELUMA- Nasib petani sawit saat ini masih memprihatinkan pasca anjloknya harga tandan buah segar (TBS) sawit sejak seminggu jelang Idul Fitri 1443 H lalu. Kondisi makin parah lantaran hingga saat ini kenaikan harga beli TBS sawit masih belum stabil serta adanya sebagian pabrik yang sudah mengurangi pembelian TBS sawit.

Saat ini harga penerimaan TBS sawit di sejumlah pabrik berkisar Rp 2.300 per kilogram, sementara di kalangan toke, harga dibeli hanya berkisar Rp 1.500 hingga Rp 1.800 per kilo gramnya. ” Semoga masalah ini cepat teratasi,” sampai Ratno kepada radarbengkuluonline.com tadi siang.

Baca Juga :   Belum Dipatuhi Semua, Harga TBS di Bengkulu Itu Minimal Rp 3.210

Sementara itu, anjloknya harga TBS sawit yang semula mencapai Rp 3.300 per kilogram, membuat sejumlah toke merugi puluhan juta rupiah. Petani pun sudah mulai enggan memanen sawit tepat waktu.

” Mau dipanen, harga gak sebanding. Tidak dipanen, sawit rusak,” kata Teten Suparyadi, salah seorang petani sawit warga Kelurahan Bunga Mas, Kecamatan Seluma Timur.

Menurutnya, sejumlah petani memilih menunda jadwal panen sawit sembari menunggu keberuntungan kenaikan harga. Namun hingga saat ini geliat kenaikan harga TBS sawit masih sulit, bahkan terancam kembali turun. (One)