Penjual Bibit Buah Raup Omset Segini

Ekonomi & Bisnis Featured
Bagikan:

radarbengkuluonline.com, BENGKULU- Hermansyah(54) pemilik depot dan pembibitan buah di Kelurahan Semarang, Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu tetap eksis di tengah pandemi. Salah satunya berkat keuletannya merintis usaha pembibitan buah.

Ia membuatkan lahan perkebunan di samping rumahnya untuk membuat depot bibit buah. Depot pembibitan buah ini memiliki luas 35 x 105 m2 ini berdiri sejak 7 tahun yang lalu dari 2015 sampai saat ini sudah ribuat bibit yang di kirim ke kabupaten,luar kota maupun luar negeri.

“Awalnya dulu saya ngampas dari Bengkulu-Manna-Lampung. Tapi pikir-pikir lagi dari pada bolak balik terus membutuhkan biaya dan ingin hemat biaya juga, jadi saya putar otak. Langsung saya buka depot aja di Bengkulu,” ujarnya kepadaradarbengkuluonline.com tadi siang.

Menurutnya, warga Bengkulu masih sulit untuk mencari supplier khusus buah kebun dikarenakan masih banyak yang berdatangan dari kota Lampung dan Jawa. Lalu ia membuat depot bibit buah pertama di Bengkulu agar warga lokal bisa membeli secara langsung tanpa pengiriman logistik.

“Kalau dari Jawa bibit harus melalui proses karantina dulu dan biaya karantina juga cukup mahal. 1 bongkar muat barang bisa 2 jutaan habisnya,” ucap Herman.

Macam-macam bibit yang disediakan Herman di depot kebunnya. Mulai dari bibit buah perkebunan dan bibit buah multikultural. Bibit buah yang disemai merupakan bibit buah yang sangat berkualitas. “Kami menyediakan segala bibit buah. Kalau dari bibit perkebunan misalnya bibit pinang, pala. Kalau di buah-buahan ada duren, pokat, jeruk BW, jambu kristal dan masih banyak lagi kami punya.”

Bibit pinang dan alpukat merupakan salah satu bibit yang paling laku di pasaran perkebunan. Karena pinang mempunyai pasar yang tinggi selama penjualan.

Herman juga menuturkan bahwasanya petani lebih dominan menanam buah alpukat, jeruk dan pinang. “Kalau bibit yang lain itu biasanya lebih dominan dibeli masyarakat biasa. Seperti kelengkeng, jambu air, magga, sawo dan jambu biji itu kan bisa ditanam di perkarangan rumah.”

BACA DULU: Harimau Masuk Pemukiman Warga di Malin Deman

Bibit yang dijual terkhusus buah pinang batara sangat murah di pasaran konsumen dan konsumen biasanya membeli sekitar 1.500 bibit untuk perhektar. Konsumen yang membeli langsung dari luar kota dan harganya kisaran dari 5.000 sampai 15.000/bibit. “Omset saya perhari hampir 2 juta, perminggu hampir 15 juta dan pertahun hampir 150-300 juta.”

Dari omset yang didapat Suherman semenjak membuka depot dan pembibitan buah ini bisa membeli beberapa tanah dan 33 hektar kebun yang ada di beberapa tempat di Provinsi Bengkulu. Tujuannya Suherman membeli tanah dan kebun untuk investasi masa depan dan untuk anak-anaknya. (Mg-1)