Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kepahiang Masih Banyak

Featured Kepahiang

RBO >>>  KEPAHIANG >>> Sangat disayangkan, hingga saat ini kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih saja terjadi di Kabupaten Kepahiang. Data kekerasan terhadap anak yang tercatat di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kepahiang, mencapai puluhan kasus.

Kepala Dinas P2KBP3A Kepahiang melalui Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA), Umi Kalsum, SP menyampaikan, dari awal tahun 2021 sampai dengan saat ini setidaknya terdapat 15 kasus telah ditangani.
“Ya, kalau kita bandingkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tahun sebelumnya mencapai 26 kasus, tahun ini terdapat 15 kasus. Walaupun terdapat penurunan, kami dari Dinas PPPA Kepahiang, terus memberikan imbauan pada orang tua untuk menjaga dan mendidik buah hati agar terhindar dari kekerasan,” ujar Umi saat ditemui radarbengkuluonline.com di ruang kerjanya tadi siang.

Pihaknya tetap melakukan pendampingan terhadap penanganan kasus terhadap perempuan dan anak. Mulai sosialisasi, hingga mendampingi di proses hukumnya. ”Karena kami juga bermitra dengan LPA, juga Polres. Jadi masing-masing sudah mengambil bagiannya. Kami memfasilitasi untuk rehabilitasi, juga tehadap anak-anak yang terlantar.”

Menurutnya, sejauh ini armada bantuan dari Pemerintah Pusat tetap termanfaatkan. Seperti Mobil Perlindungan (Molin) juga motor. Dimana armada tersebut digunakan untuk menjemput korban, juga mengantar ke lokasi yang dituju. Seperti panti asuhan dan lainnya. Pihaknya mengaku sangat fokus dalam pendampingan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. (crv).